Kelas Kapal Pesiar Out Door

Tentang MedWist Class


Jam kelas pertama untuk bahasa inggris selesai, jam kedua untuk skill baik tentang stewarding, housekeeping, laundry atau bartendingterus dilalui dari hari ke hari. English For Getting Job semakin kita latih dari kelas in door sama out door untuk membuat more fluent alias lebih lancar. 

Out Door Class With Elena
at Pendopo MedWist
Sedikit demi sedikit, kita selalu memberi ruang untuk masing masing kandidat dengan wadahnya, dengan kemampuan dia menyerap materi yang akan tidak disengaja sudah sesuai silabus akademis. Tetapi lebih dari pada itu, pengertian satu bab kita kuasakan, kita ajarkan hingga benar benar di terima, itu lebih baik untuk mereka. 

Kandidat sedikit paham, dan mengerti dan bisa menguasainya lebih banyak maknanya dan berfungsi daripada absensi kandidat, yang hanya masuk kelas tetapi kurang adanya pendekatan dan pemahaman akan materi tersebut. Tahu kan istilah KuPu-KuPu, kuliah pulang – kuliah pulang? Itu sebuah anekdot untuk peserta didik yang hanya masuk menggugurkan wajib absensi.  

Sore tiba. kita masih dalam satu perjuangan dan berkumpul di mess yang total ala kadarnya, tapi mempunyai nuansa lebih nyaman daripada kos ekslusif yang sendiri sendiri. Kita sudah jenuh dengan pembelajaran yang pagi di kampus, siang pulang sendiri sendiri ke kos, adapun malamnya ketemu di Ps station/ kos salah satu teman yang dipakai buat kong kow. Kita mempunyai nuansa baru yaitu second home. Bisa jadi di sini kebagian mengepel, atau bisa jadi kebagian menyiram rumput di halaman kelas. Sedang yang lain ada yang mulai mendapat tugas menyedu kopi atau teh poci yang disajikan dari mug gerabah, dan pas banget bagi kita untuk sejenak istirahat dari belajar untuk membersihkan second home kita, sebab tempat ini juga menjadi wadah kita dalam digembleng menuju pekerjaan di kapal pesiar. 

Saat membuat konsep pembelajaran tentang kapal pesiar kami berfikir, ruko atau gedung dan ruang di design full kaca dan ber-Ac , baju almamater itu hanya atribut belaka. Kami berfikir apakah atribut itu sudah oke dengan menciptakan produk SDM yang mentalnya tahan banting? apakah kelas yang ekslusif selalu mengeluarkan SDM yang qualifed .. akhirnya dari pikiran kontroversi kami muncul ide untuk membuat sebuah konsep ruang belajar mengajar dengan nuansa yang berbeda. 

Alhamdulilah rumah jawa dengan design etnic, berhasil dikonsep menjadi second home bagi kandidat yang ingin dimentori di MedWist. Ada 2 gitar elektrik, satu gitar bas, satu bass drum dan gitar acoustic yang sekali tempo kita mainkan di pendopo kelas untuk melewati malam bareng-bareng sambil bercanda, sambil praktek inggris di sela-sela tembang kenangan, keroncong yang kita mainkan. ini mengingatkan pada suasana saat berada di kapal dulu, dimana bareng-bareng teman dalam acara Indonesian Crew Show. 

Siang malam atau pagi adalah mentoring. Mentoring di jadwal pagi hari atau jam kampus kadang berhasil dikerjakan tetapi kadang tidak bisa diserap begitu saja oleh kandidat. 

Malam tiba, ada kalanya yang capek dipersilahkan untuk tidur, tetapi dia harus rela jika nanti dibangunin habis jam 12 malam untuk membasuh muka, berwudu bagi yang muslim. Kita membiasakan diri untuk keluar pendopo rumah atau bangsal mess sejenak ke pelataran. Duduk atau berdiri sejenak tanpa alas kaki dan menyentuh halaman tanah sedang diatas kepala tanpa penutup kecuali langit yang bervariasi suasananya di tiap malamnya. It’s all about mentoring

Bahasa Inggris sudah, materi sudah, bercengkerama bersama teman sudah, saat nya munajat dan merenung di alam. Seberapa dan apa diri kita pada akhirnya akan dihadapkan pada situasi untuk merenungi semuanya. Mintakan ampunan apapun orang tua kita, minta ampunan untuk diri sendiri, dan akhirnya bernuansa dengan alam menstimulasi kekuatan batin, dan menambah energi yang luar biasa selain kita menjalani wajib kita sendiri. 

Esoknya kita terbangun, dimulai dari yang terbiasa bangun pagi dan menjalani wajib sampai yang harus dibangunkan dan ternyata mereka tidak enggan untuk mengingatkan satu sama lain bahwa hari ini masih ada kelas untuk semakin menggembleng kualitas.

Begitulah aktifitas MedWist kelas, dan dibuatlah tempat belajar mengajar berbeda. Kami berterima kasih sekali kepada seluruh kandidat yang bergabung karena mereka datang dengan niat baik, dan kami hadir untuk berbagi pengalaman semata yang pada akhirnya kita berjodoh. Biaya pendidikan hanyalah sistem saja. Adanya biaya adminstrasi  akad belajar mengajar menjadi syah. Tidak lebih dari itu. 

Targetnya bagi yang belajar adalah goal ke kapal pesiar, bagi kami mentoring adalah wilayah spiritual untuk semakin memberi rasa puas dan sistem administrasi memberi konstribusi materi untuk menopang finansial keluarga. 

Pada akhirnya satu persatu, group per group mulai berhasil mengikuti jejak sebagai pekerja di kapal pesiar. Dan itu awal dari perjalanan karir yang di atas kapal nanti adalah tugas masing masing, hingga level sukses masing masing akan mengalir sendiri.