Tipe Mode Tamu Ke Restoran

Secara umum, tugas waiter adalah melayani pengunjung yang hadir mulai saat memasuki restoran hingga membersihkan meja pengunjung ketika sudah selesai. Saat ada pengunjung datang, seorang waiter akan menghampiri meja pengunjung sembari membawa buku menu. Kemudian, waiter menuliskan menu yang dipesan dan setelah makanan siap mereka akan menyajikannya di meja tamu.

Ada banyak tamu yang datang ke sebuah restaurant. Tamu-tamu tersebut tentu memiliki perbedaan dalam sifat, umur, tingkat sosial, jenis kelamin, selera, dan lain-lain. Berikut beberapa sikap yang dapat diterapkan seorang waiter dalam hal menghadapi tamu-tamu sebagai berikut :

  1. On a budget (budgeting guest) = tamu dengan budget pas-pasan.
    On a budget adalah tamu yang memiliki budget pas-pasan, dalam hal ini maka waiter dapat menyarankan makanan dengan harga yang cukup terjangkau namun memiliki rasa yang enak dan memiliki porsi yang cukup. Sehingga tamu akan merasa puas dan senang dengan makanan yang disajikan. Tetap berikan pelayanan yang terbaik kepada tamu meski mereka memiliki budget pas-pasan. Hal ini dapat membuat tamu kembali lagi pada kesempatan berikut nya saat mereka memiliki uang lebih untuk memesan menu yang sama lagi atau mencoba menu yang lain.
  2. On a diet ( dieting guest) = tamu yang sedang diet.
    Ada beberapa tamu yang mungkin sedang melakukan diet. Keadaan diet ini berbeda-beda, semisal mereka diet dengan mengurangi makan makanan pokok namun tetap makan banyak dessert dan makanan sampingan, ada yang dengan mengurangi jumlah kalori yang dimakan, ada yang dikarenakan suatu penyakit harus mengurangi konsumsi makanan dan minuman yang mengandung banyak gula. Ada juga tamu yang pantang mengonsumsi suatu makanan seperti seorang vegetarian, orang india yang tidak mengonsumsi sapi atau seorang muslim yang tidak mengonsumsi makanan yang mengandung babi atau minuman yang mengandung alkohol. Maka seorang waiter harus mengetahui bahan-bahan yang terkandung dalam makanan dan minuman yang disajikan nya. Pengetahuan waiter tentang hal tersebut akan memudahkan nya memberikan saran makanan dan minuman yang cocok untuk dipesan oleh tamu sesuai dengan kondisi dan kebutuhan mereka.
  3. The hurried guest = tamu yang terburu-buru.
    Ada kondisi dimana kita melayani tamu yang sedang terburu-buru, kemungkinan mereka ada kepentingan mendadak, harus segera check out, atau melakukan tour, dan lain sebagainya. Pada kondisi demikian seorang waiter hendaknya dapat memberikan service dengan cekatan namun tetap baik dan ramah. Waiter dapat menyarankan hidangan yang sekiranya tidak membutuhkan waktu yang lama untuk memasaknya atau waiter dapat menyarankan hidangan yang sudah siap dan dapat langsung dihidangkan kepada tamu. Hal tersebut tentu akan membuat tamu merasa senang dan puas akan service yang diberikan oleh waiter.
  4. The guest who is alone = tamu yang datang sendirian/kesepian.
    Jika ada tamu yang datang sendirian kita dapat memberikan tempat duduk yang sesuai, dimana dia dapat melihat berbagai acara yang sedang berlangsung. Biarkan dia merasa terhibur eh acara tersebut sehingga tidak merasa kesepian. Jangan menanyakan kepada tamu tersebut mengapa dia datang sendirian, pertanyaan tersebut bisa saja membuatnya merasa tidak nyaman. Tunjukkan kepedulian kita dengan mengajak nya sedikit berbicara. Jangan lupa juga untuk melayani tamu-tamu
    yang lain.
  5. The undecided guest = tamu yang segan-segan menentukan pilihannya.
    Bagi tamu yang kesulitan untuk menentukan apa yang ingin di pesan nya, maka waiter dapat memberikan saran sebuah menu dengan harga termahal, harga sedang, dan yang paling murah. Waiter juga dapat memberikan menyarankan menu favorit atau menu special di restauran tersebut. Waiter juga dapat menanyakan selera makanan yang disukai tamu, dari hal tersebut maka waiter dapat menentukan menu apa yang kira-kira akan disukai oleh tamu tersebut.
  1. Young Couples guest = pasangan tamu yang masih muda.
    Biasanya pasangan muda belum punya banyak pengalaman soal makanan kecuali jika mereka memang pecinta kuliner atau berasal dari kalangan bonafide. Tentu nya waiter dapat memberikan keterangan yang jelas yang berkaitan dengan menu yang tersedia. Jika ada menu untuk pasangan, hal itu tentu sangat bagus untuk direkomendasikan kepada pasangan tamu tersebut.
  2. Fixed Couples guest = pasangan campuran.
    Pasangan campuran yang dimaksudkan di sini adalah orang-orang yang memiliki umur dan tingkatan yang berbeda-beda. Terkadang terdapat seorang kepala rombongan yang memesankan atau menawarkan menu nmakanan yang akan dipesan. Biasanya tamu yang lain akan menurut dan setuju. Namun, tetap saja waiter harus melayani secara bijaksana. Tetap jelaskan menu yang dipesan dan berikan service yang baik bagi semuanya.
  3. Mature Couples = pasanga tua.
    Bagi pasangan tua waiter dapat menyarankan makanan yang sesuai dengan porsi yang mereka
    inginkan karena terkadang pasangan yang sudah tua hanya makan sedikit dan ada juga yang
    melakukan diet. Tetap sabar dan tenang karena terkadang pasangan tua sulit untuk ditangani.
    Terlalu banyak bertanya, mnta diulang penjelasan nya, atau sulit dalam menentukan menu yang
    ingin dipesan.
  4. Female guest = tamu wanita.
    Tamu wanita biasanya memiliki banyak kesukaan. Ada yang mementingkan makanan berdasarkan
    kualitas dan penyajiannya yang menarik. Ada yang mementingkan tampilan warna yang menarik dari
    makanan tersebut, dan ada yang lebih mementingkan jumlah kalori yang terkandung dalam
    makanan tersebut. Maka waiter dapat menanyakan menu seperti apa yang disukai tamu tersebut
    sehingga waiter dapat memberikan saran menu yang sesuai dengan keinginan mereka.
  5. Male guest = tamu laki-laki.
    Tamu laki-laki biasanya lebih mudah, mereka tidak terlalu rewel dan rumit dalam menentukan
    pilihan menu yang akan dipesannya. Apabila mereka datang dalam rombongan biasanya akan ada
    satu orang yang menjadi pemimpin rombongan dan memesan apa yang mereka inginkan. Waiter
    tetap dapat memberikan saran menu kepada tamu laki-laki yang datang, semisal menu special dihari
    itu atau menu favorit yang ada di restauran tersebut.
  6. Not hungry guest = tamu yang tidak begitu lapar.
    Adakalanya dapat kita temui tamu yang datang di suatu restaurant namun mereka tidak dalam
    keadaan lapar atau dalam keadaan tidak terlalu lapar. Situasi tersebut dapat disebabkan karena
    mereka hanya menemani rekan nya makan atau hanya ingin makan sedikit. Waiter tetap dapat
    menyarankan menu makanan yang sekiranya memiliki kadar kalori rendah, kue, dessert, salad, atau
    sejenis minuman dingin yang menyegarkan.
  7. The timid or unsure guest = tamu yang malu atau kesepian.
    Bersikaplah ramah dan buat suasana menjadi akrab agar tamu tidak merasa malu. Sarankan makanan yang lezat dan dapat membuat suasana hatinya menjadi senang. Bersabar dan tetap tenang saat memberikan service agar tamu tetap merasa nyaman.
  1. The drunken or slightly “old guest” = tamu pemabuk.
    Tetap berikan pelayanan yang sopan dan ramah. Berikanlah bantuan yang diperlukan dengan cepat dan tetap tenang. Jika dia berubah menjadi kasar maka panggil pihak manajer.
  2. Over Fammilier guest = terlalu kefamilian.
    Tetap bersikap ramah dan profesional. Hindari pembicaraan yang panjang lebar dan tidak penting. Berikan sevice sesuai kebutuhan. Jawablah setiap pertanyaan dengan singkat dan tegas.
  3. The gruff guest = tamu yang kasar.
    Tetaplah bersikap ramah dan baik. Jangan masukkan hati kata-kata kasar yang mungkin diucapkan tamu tersebut pada kita. Berikan service dengan sepenuh hati, dengan memberikan service yang baik, makanan yang lezat, sikap yang ramah barangkali tamu tersebut akan melunak.
  4. The noisy trouble maker = tamu yang suka membuat keributan.
    Jika ada tamu yang membuat keributan sebisa mungkin jangan terlibat dalam keributan tersebut, bersikap dan berbicaralah dengan lunak. Jika tamu tersebut tetap bersikap kasar maka anda bisa memanggil manajer. Biarkan manajer yang menangani permasalahan semacam itu.
  5. The blind guest = tamu yang buta.
    Tanyakan kepada tamu apakah dia butuh bantuan kita untuk menuntunnya menuju meja makan. Bacakan dan jelaskan menu apa saja yang tersedia. Saat menyajikan makanan dan minuman maka jelaskan juga dimana letak makanan dan minuman tersebut. Berikanlah bantuan secukupnya dan sesuai dengan keinginan tamu, agar tamu tersebut tidak merasa malu. Setelah seleaai makan, anda bisa memberi tahu jumlah bill yang harus dibayarkan nya.
  6. The handicaped guest = tamu yang cacat.
    Berikan bantuan sesuai yang diperlukan bagi tamu tersebut, bersabar, dan tenang. Jangan membicarakan atau menanyakan perihal cacat nya. Jangan terlamu banyak membantu agar dia tidak meraaa rendah diri. Antarkanlah tamu tersebut ke tempat yang sekiranya tidak menjadi pusat perhatian namun tetap dapat menikmati hiburan yang ditampilkan.
  7. The late customer = tamu langganan yang datang terlalu akhir.
    Sambut tamu dengan baik, tetap berikan service yang baik dan ramah. Waiter dapat memberikan penjelasan mengenai menu yang masih tersedia.
  8. The early customer = tamu yang terlalu awal datangnya.
    Sambutlah tamu dengan ramah dan baik. Jika tamu datang hanya beberapa menit sebelum restaurant buka maka waiter dpaat mempersilahkan lah tamu untuk duduk dulu atau menikmati secangkir teh atau kopi yang sudah tersedia sambil menunggu restaurant benar-benar buka. Jika ada, waiter juga dapat menyarankan tamu untuk memilih hidangan yang sekiranya sudah tersedia.
  9. Guest with children = tamu-twmu bersama anak-anak.
    Lengkapi kursi yang ada dengan kursi untuk anak-anak atau jika tidak ada bantulah saat anak tersebut akan duduk. Berikan penjelasan kepada anak dan orang tuanya agar anak-anak tidak berlarian didalam restaurant, mengingat bahaya nya. Sediakan gelas dan alat makan yang sesuai bagi anak-anak. Berikan napkin atau towel lembab kepada orang tuanya setelah selesai makan yang dapat digunakan untuk membersihkan tangan anaknya.
  1. Animals pets = binatang kesayangan.
    Terkadang ada tamu yang membawa hewan peliharaan nya saat berlibur. Jika peraturan di restaurant tidak membolehkan hewan peliharaan untuk masuk kedalam restaurant maka katakan kepada tamu dengan sopan dan baik-baik.